Pemilik video seks almarhum Tupac Shakur sebelumnya berencana untuk menjual barang pribadi itu ke perusahaan pornografi. Namun kini ternyata video tersebut telah dimiliki seorang kolektor barang antik.
Dilansir TMZ, Selasa (20/12/2011) pemilik lama video tersebut tidak jadi menjualnya kepada perusahaan pornografi karena menganggap mereka sebagai "parasit". Keluarga almarhum juga menentang keras hal tersebut.
Video tersebut kabarnya dibuat pada 1991 dan memperlihatkan seorang perempuan tak dikenal melakukan oral untuk rapper tersebut. Video berdurasi 5 menit itu diambil ketika sang rapper sedang berpesta dengan teman-temannya.
Tidak diketahui berapa keuntungan yang didapatkan pemilik awal atas video tersebut. Namun sebelumnya dua perusahaan pornografi menawar video dengan harga US$150 ribu atau sekitar Rp 1,4 miliar.
Keluarga Tupac tidak mau video tersebut tersebar. Mereka akan menuntut siapapun yang berusaha untuk menjual video tersebut. Menurut jubir keluarga Tupac, hanya keluarga yang bisa menggunakan imej sang rapper untuk kepentingan komersil.
"Kami siap dengan tim hukum karena kami tak akan membiarkan seorang pun melakukannya," ujar ibunda Tupac, Afeni Shakur.
Oktober lalu perusahaan minuman NOHO berani banyak mahal atas hak lagu yang menjadi backsound di video seks Tupac. Mereka ingin menggunakan lagu yang belum pernah dirilis Tupac itu untuk iklan terbarunya. Mereka bersedia merogoh kocek lebih dari US$ 1 juta atau sekitar Rp 9,15 miliar.
Tupac Amaru Shakur tewas setelah diberondong peluru di MGM Grand, Las Vegas pada 7 September 1996. Meski sudah mendapat perawatan medis, ia menghembuskan nafas terakhirnya enam hari kemudian.

0 komentar:
Post a Comment